Showing posts with label TAZKIYATUNNAFS. Show all posts
Showing posts with label TAZKIYATUNNAFS. Show all posts

Monday, March 15, 2010

Allah sembunyikan......

* Allah S.W.T telah menyembunyikan redha-Nya dalam taat.
* Allah S.W.T telah menyembunyikan murka-Nya di dalam maksiat.
* Allah S.W.T telah menyembunyikan nama-Nya yang Maha Agung di dalam Al-Quran.
* Allah S.W.T telah menyembunyikan Lailatul Qadar di dalam bulan Ramadhan.
* Allah S.W.T telah menyembunyikan solat yang paling utama di dalam solat (yang lima waktu).
* Allah S.W.T telah menyembunyikan (tarikh terjadinya) hari kiamat di dalam semua hari.

hari-hari yang memenatkan dan mengharu birukan....sungguh bizi body..haha..;) otak berselirat dan berserabut dgn macam-macam.malasnye nak pk!

Saturday, February 27, 2010

menasihati diri sendiri....=)

kalian menginginkan org berbuat baik, namun kalian sendiri enggan berbuat kebaikan. kalian gemar menasihati org lain, namun kalian tidak menasihati diri sendiri. kalian mencegah org laen melakukan maksiat.sedangkan kalian sendiri mengerjakannya.

jika seorang doktor meminum racun serangga di hadapan pesakit, bagaimana si pesakit akan percaya nasihat doktor tersebut.

jika seorang penjahit merobek-robek baju yg baru dijahitnya..bukankah itu menunjukkan sikap tidak percaya pada hasil jahitannya sendiri???

p/s: hanya seruan dan peringatan kpd diri sendiri....=)

Saturday, February 20, 2010

Sudah-sudahlah……


Apabila anda melihat satu sikap saudaramu yg anda tidak mampu menafsirkannya maka maafkanlah dia. Katakan mungkin dia dikejutkan dengan sesuatu atau dia mempunyai satu masalah dan ingatlah sifat-sifatnya yang baik. Siapalah yang maksum dari kesalahan selain dari Muhammad yg mulia???

Kita semua tak terlepas dari kekurangan..mahu seorang yang maksum?? Maka carilah seorang Nabi! Anda tidak melakukan kesalahankah???
Wahai diri….maafkanlah…maafkanlahh…..pandang ke langit…yang sudah tu sudah…
Kehidupan yang pendek dan sementara ..jauhkanlah dari pertelingkahan murahan…maafkan,,berbuat baik dan melupakannya!lupakan…lupakann….

Ya Allah…berilah kelapangan dadaku..malaikat..doakan aku…org2 beriman…iringi aku dgn doa….
Hari yang cerah datanglah padaku!Aku mahu terbang bebas lagi…

Wednesday, February 17, 2010

bosan buat perkara sama......



pernah tak dalam hidup korang rase boring sgt??? bukan sbb boring xde keje,,,tp sbb melakukan rutin yg sama je...aku tengah rasa itu sekarang! dan aku cube menasihati diri sendiri ni,,,hahaha.....

*tidak ada bersamamu melainkan semata-mata maka engkau jangan terpedaya, bahkan ikhlaskanlah ibadah kpd TuhanMu!


*aku mengadukan diriku kpd diriMu..dan menangisi diriku disisi diriMu aku berkata kpdnya: wahai amarah jika datang ketaatan maka engkau mencari-cari alasan dan malas, dan jika datang hiburan maka engkau cergas!

*ya Allah..aku mohon pertolonganMu ke atas diriku...jadikanlah aku menguasainya sehingga ia tunduk kpd kebenaran yg engkau turunkan!

Wednesday, January 27, 2010

Jangan merasa suci!


~janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa~an-najm:32
Janganlah kalian memuji-muji keunggulan kalian, sebab mata manusia tidaklah buta. Sesungguhnya tidak ada manusia yang lebih bodoh dibandingkan dengan manusia yang mengganggap dirinya bersih dan suci. Tidak ada manusia yang lebih dungu dibandingkan manusia yang mengganggap dirinya tidak pernah salah.
Orang-orang yang suka menonjolkan diri sebagai orang yang bersih sebenarnya hanya membuatnya berada dalam keadaan menjadi tertuduh. Sebab manusia mempunyai tabiat zalim dan bodoh, menyenangi dirinya sendiri, senang dan bangga dengan dirinya, serta kagum dengan sifat-sifatnya. Ini menunjukkan ketakwaannya sangat rendah dan kemampuannya memahami makna kehidupan sangat sedikit.
Jika direnungkan, maka apakah yang dimiliki oleh manusia, hingga mereka layak merasa bangga? Bukankah manusia selalu berada dalam nikmat Allah yang tak mampu mereka syukuri??
Sikap sombong iblis telah menyebabkan iblis menjadi terkutuk sepanjang masa!
Marilah kita berlindung kpd Allah dari memuji diri sendiri, sementara hati berisi kekotoran…..

Arahkan hati ini padaMu ya Allah…perbaikilah dan arahkan hati kami menujuMu!

Tuesday, January 5, 2010

bukan budak-budak lagi...oh....



assalamualaikumm...hari ini saye takde kelas..anda bagaimana?? haha..ntah ape2 la..baru je balik dari teman cik kinah buat medical check up..ntah ape2 la pusat kesihatan bangi ni...musing ketang wase! huhu...

ntah la...tengok tajuk pon mesti boleh agak ni kan? evriting kene pk..takleh nak buat suke ati je..kene pk byk pihak yang akan terkesan dengan sebarang keputusan yang diambil..hohoho...amende aku merapu ni??

yelah...hari-hari aku mengadap cerita rumet aku yg sudah berumah tangga..umo mude lagi..tmbah setahun je drpd aku..tp aku respek cara die berfikir..matang! walaupun tuannya kecik..tp aku rase jiwe die besar...=)byk ibrah aku dpt dr die tentang kehidupan ni..thanx mimi! jiwa kena mantap...kene betul2 bersedia..takuttttttttttt...

"sesungguhnya jika Allah mencintai seorang hamba, maka Allah akan memanggil malaikat jibril.saat itu Allah berkata kpd jibril...Sesungguhnya aku mencintai si fulan...maka cintailah dia. kemudian jibril pun mencintai hamba yang dicintai Allah. setelah itu Jibril berseru kpd penduduk langit "sesungguhnya Allah mencintai si fulan..maka cintailah dia. penduduk langit pun mencintai si hamba yang dicintai Allah. setelah itu manusia yang dicintai Allah tersebut menjadi orang yang dicintai penduduk bumi"

p/s: ya Allah..jadikanlah kami hamba yang dicintaiMu..jadikanlah kami hamba yang dicintai orang-orang yang beriman...peliharalah keaiban kami di dunia dan akhirat..sesungguhnya jika bukan kerana kelembutan dan kasih sayangMu..maka terbongkarlah aib kami di hadapan orang lain...peliharalah kami ya Allah...

Tuesday, November 24, 2009

janganlah Engkau hinakan diriku........

Agar tidak jatuh kehinaan di akhirat nanti, maka tolonglah kami untuk mentaatiMu ya Rabbal alamin...
Agar tidak terjelepuk kehinaan di akhirat nanti, maka maafkanlah segala kesalahan dan ketelanjuran kami ya Rahim..
Agar tidak terkandas kehinaan di akhirat nanti maka ampunilah segala dosa-dosa kami ya Ghaffar...
Agar tidak tertiarap kehinaan di akhirat nanti maka tutup dan padamkanlah segala keaiban kami ya Sattar..

Ya Rabb, untuk menanggung kehinaan di atas dunia ini pun kami sudah tidak sanggup, bagaimana kami sanggup dan mampu menanggung dan mampu untuk menanggung kehinaan diakhirat yang lebih mengerikan ya Rabbi...

Sungguh kami tidak mampu....

Ya Allah....putuskanlah harapanku terhadap makhluk...kerana kutahu...tiada kuasa pun di tangan mereka melainkan dengan KehendakMu....

SALAM EIDUL ADHA=))

Friday, November 6, 2009

duhai hati....damailah...



Hati atau roh adalah hakikat kejadian manusia, kerana itu ia diberi keupayaan untuk merasa senang dan susah. Ia sangat sensitif terhadap apa yang berlaku, yang didengar, dilihat dan dirasai. Dari sanalah ia menentukan sikap manusia samada positif atau negatif.
Memang hakikat penciptaan hati oleh Allah SWT adalah suatu yang maha ajaib. Kelajuan perjalanan hati tidak terhitung dan ruang gerakannya tiada had. Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya:
"Sesungguhnya di dalam diri manusia itu ada seketul daging. Jika baik daging itu, baiklah manusia. Jika jahat daging itu jahatlah manusia. Ketahuilah, itulah hati." (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Hati boleh baik dan jahat.
Rasa senang apabila ia dipuji.
Rasa menderita apabila di keji.
Rasa riak dan megah apabila mendapat kelebihan dan kejayaan.
Rasa ujub (hairankan diri) apabila mempunyai kemampuan.
Rasa rendah diri (inferiority complex) apabila ia mempunyai kekurangan.
Rasa sombong dan angkuh apabila berkuasa atau ada ilmu atau ada kekayaan atau ada kekayaan.
Rasa tidak senang (hasad) apabila tengok orang lain lebih.
Rasa dendam apabila orang menganiayainya.
Simpati dengan orang susah.
Rasa keluh kesah apabila dapat susah.
Rasa terhutang budi dan terima kasih pada orang yang menolong.
Rasa gerun apabila berhadapan dengan perkara yang menakutkan.
Rasa jijik apabila berhadapan dengan benda kotor.

Hati boleh dididik.
Lihat apa kata Allah tentang hati.
Firman Allah: "Beruntunglah orang yang membersihkan hatinya dan rugilah siapa yang mengotorinya." (Asy - Syams: 9)

"Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersih diri (dengan beriman ). Dan dia ingat nama tuhannya lalu dia sembahyang." (Al - Ala: 14 - 15)

"Pada hari itu, tidak berguna lagi harta anak-anak. Kecuali mereka yang pergi menghadap Allah membawa hati yang selamat." (Asy - Syuara: 88-89)

Ketenangan itu berpusat atau berpaksi di dalam hati nurani. Ia perlu dijaga, kerana bila hilang ketenangan, hilanglah kebahagiaan. Bila hilang kebahagiaan, tidak ada lagi keindahan di dalam kehidupan sekalipun mempunyai segala-gala nikmat.


Untuk menghilangkan rasa tidak tenang itu, keluar daripada menzalimi dan memohon maaf kepada orang yang kita zalimi itu. Tinggalkan membuat dosa kemudian kembali berpegang dan bersandar kepada Allah SWT. Insya-Allah ketidaktenangan akan hilang.

p/s:ya muqallibal qulub...thabbit quluubana alaa diinik wa'ala to'atik...
p/s:kuakui diri ini..hamba yang mungkir pada janji-janji..Tuhan...terimalah aku..sayangi aku...lindungi aku..jangan kau biarkan aku dalam nikmat sementara itu...jangan Kau hukum aku dengan rasa jauhnya Aku dariMU...jika Kau hukumku dengan rasa ini...sengsara aku ya Allah..aku amat sengsara!

Wednesday, November 4, 2009

Allah sayang???


Allah sayang???

Slm…tidak tahu untuk memulakan dari mana…just aku tengah fikir-fikir…hati aku tengah kering kontang,,perlukan siraman iman dari ar-Rahman,,,,
Berdasarkan dalil daripada ayat 15-17, surah al-Fajr,harus kita fahami bahawa setiap kenikmatan dan kelapangan yang diberikan itu BUKAN bermakna Allah telah memberikan kemuliaan. Dan setiap orang yang diberikan ujian dan cubaan itu BUKAN bererti Allah telah menghinakannya…


ya..memang benar..ada yang selalu berpendapat bahawa nikmat dan lapang itu kemuliaan..aku terseksa dengan salah satu rasa yang telah Kau ujikan untuk aku ya Allah….terasa serba tidak kena!

Ibnu Qayyim dalam mensyarahkan dalil daripada ayat-ayat tersebut menyatakan golongan pertama itu sebenarnya telah diuji dengan beberapa kenikmatan dan golongan yang kedua itu pula telah dimuliakan dengan diberinya cubaan dan ujian.

Apa yang penting bersabar dan bermuhasabahlah selalu kepada Allah swt.
Setiap orang yang beriman pasti akan menerima cubaan. Yang pasti, setiap ujian itu akan sentiasa kita alami sepanjang hayat, cuma tahap dan bentuknya mungkin berbeza-beza…!! Nikmat itu ujian..bukan kemuliaan!!

p/s: bila kau memandang segalanya dari Tuhanmu..yang mencipta segalanya, yang menimpakan ujian, yang menjadikan sakit hatimu…pasti akan damailah hatimu..kerana masakan Dia sengaja mentakdirkan dengan sia-sia..bukan Dia tidak tahu berkocak hatimu..tapi mungkin itulah yang DIA MAHU kerana Dia TAHU hati yang sebeginilah yang selalunya lebih :LUNAK dan AKRAB denganNYa…….sob…sob…sakok dada tobak r wase …..=(

Saturday, October 24, 2009

kuliah dhuha muslimat..mari dgr...!



assalamualaikum..esok aku exam sejarah tamadun islam oke? sila doakan aku..ngeh2.. aku baru sahaja balik dari surau annur nih..ade kuliah muslimat oleh dato' ismail kamus. untuk mengelakkan aku lupe..aku tulis la ape yg aku dgr kat cni oke..aku tak dhobit sgt..kene tulis..hehehe;)sharing is caring..sambil2 aku tulis korang bace skali jugak kan??

dato' ismail kamus story about zalim pagi td...muhasabah diri balik..memang aku sgt2 la zalim takleh blah..cube cek skali ape kezaliman yg aku biasa buat...

1. kita berdoa..tapi tak mintak kat orang lain sama..zalim2..kedekut betul..tukar je dhomir tu jadi jama'..jgn kedekut sgt wahai diri

2. boleh baca al-Quran, tapi tak baca pon sekurang2nye 100 ayat sehari...wahh..aku sgt zalim..pasni kene byk qadha' ni

3. orang yang masuk masjid..tapi xtunai solat tahiyatul masjid..zalim lagi

4. lalu kubur orang islam, tapi xdoakan org dalam kubur..(blkg umah aku ade perkuburan tau..kene doa byk2)

5. lalu sebuah kg pada hari jumaat, tapi xtunai solat jumaat..

6. ade org datang ngajar kat kampung kita (konteks student kat U, kuliah la) tapi xnak g dengar...zalim lagiii

7. 2 orang bertemu..tak tanye khabar pon..paling teruk..name pon tak tau...(habit aku nih,sembang2 xtau name...zalim lagi....)

8. ade jemputan tapi xnak g..

9. pemuda (pemudi masuk skali la) yg xde urusan..tapi xnak blajar..duk je saje2...zalimmm

10. kite kenyang..tapi jiran lapar...zalimmm....

ade lagi dato' kongsi pasal doa2 ni..

*bace surah quraish-elak diracun makanan, untuk mencukupkan makanan lau wat
kenduri..i.Allah

*al-ma'un-nak elak barang pecah..pinggan mangkuk ke

*baca allahumma aghnini bihalaalik an haroomik, wabifadlika amman siwaak(70 kali hari jumaat)

*baca ya alim, ya halim ya ali ya azim-(11 kali) nak elak kejahatan orang


p/s:Tiada daya upaya untuk melakukan ketaatan dan tiada kekuatan untuk meninggalkan maksiat melainkan dengan (izin) Allah sahaja.

"Inni kuntu minaz zolimin, Rabbana zolamna dan inni zolamtu nafsi" pengakuan aku telah menzalimi diriku dengan berbuat dosa, salah dan silap sepertimana Nabi Adam a.s. , Nabi Nuh a.s dan doa yang Rasulullah s.a.w. ajar kepada Saidina Abu Bakar r.a.

wallahu a'lam...;)

p/s: sedap sgh ngadap muke muallim kan??

Thursday, October 1, 2009

apa sebenarnya yang aku cari..


Berfikir...dan mencari tahu tentang keadaan diri.. mencari tahu apa sebenarnya tujuan hidup ini. akalku terus berfikir dan mencari jawapannya.
apa sebenarnya yang aku cari??

apakah aku mencari nama besar, pendamping setia, dan kekayaan?
tapi untuk apa semua itu?apakah semua itu mampu menyelamatkanku?
mampu membebaskan aku dari kematian?
apa yang aku cari...?
mencariNYA..mencuba untuk memahami apa yang DIA kehendaki dari setiap takdir yang telah DIA tuliskan untukku..walau jiwa sudah terasa sangat lelah, dan seakan sudah hampir putus asa, namun tetap ku cuba untuk menyelesaikan tugas utamaku di bumi ini…lelahh…sangat lelah..

apa yang mampu membuat anda merasa bahagia?
dalam keadaan apa anda akan merasa bahagia?
apakah dengan terpenuhinya setiap keinginan anda, anda akan bahagia?
walau apa pun keadaan anda saat ini..,tersenyumlah..!dan berbahagialah dengan apa yang telah TUHAN berikan kepada anda.

bahagiakanlah hati anda walau apa pun jua keadaan anda. apa yang anda terima hari ini, itulah milik anda..terimalah, dan berusahalah untuk lebih baik dihari depan. jika anda di beri dugaan sangat berat, maka tersenyumlah anda..mengapa??? sebab YANG MAHA MENGETAHUI tentang diri anda tahu bahwa anda mampu menghadapinya. jika dugaan untuk anda jauh lebih berat berbanding kawan-kawan yang lain, maka berbahagialah..ternyata anda jauh lebih kuat berbanding kawan-kawan anda. ini satu bukti bahwa ALLAH menyayangi anda, ALLAH menghendaki agar anda semakin dekat dan mengadu padaNYA.
jika engkau sakit...tersenyumlah dengan penuh kebahagiaan... ALLAH telah memberikan kesempatan untuk anda menggugurkan dosa-dosa anda. tersenyumlah..berbahagialah..berbahagialah..!

apa pun keadaan yang anda hadapi, tetaplah tersenyum dengan sepenuh hati..berbahagialah..mengapa anda harus berbahagia?? sebab jika anda bersedih dan menangis sekali pun, keadaan anda tidak akan berubah menjadi lebih baik, malah sebaliknya akan menjadi lebih buruk..
dengan membahagiakan hati anda...
anda tidak akan merasa bahwa anda seorang yang sakit.
anda tidak akan merasa bahwa anda seorang yang miskin,
anda tidak akan merasa bahwa anda adalah seorang yang cacat...
percayalah..TUHAN menyayangi anda...dan sedang memperhatikan anda..

p/s:“Aku tahu bila Allah mencintaiku, iaitu saat aku membenci segala kejahatanku dan keputus-asaanku...”

Tuesday, September 15, 2009

::MUHASABAH RAMADHAN::


assalamualaikum warahmatullah..ramadhan bersisa beberapa hari cuma..xtergambar sedihnya hati ni..hadehh..mmg betul2 rase cepat sekali..Bila kita memasuki bulan Ramadhan, bererti kita memasuki bulan yang paling mulia, hati kita akan terasa tentu bulan ini berbeza dari bulan yang lain. Kita terasa sangat berbeza seolah-olahnya kita pergi ke Mekah, kalau pergi Mekah tidak terasa apa-apa perbezaannya sama seperti pergi Amerika, pergi melancong, seronok-seronok, lepas tu balik, tak rasa apa-apa, tak dapat apa-apa.. Itu sangat pelik kan? kan?

Sepatutnya 3, 4 hari lagi sebelum kedatangan Ramadhan, hati dah terasa bimbang, cemas dan takut. Boleh ke kita menghadapinya? Itu baru rasa-rasa di ambang pintu belum lagi memasuki bulan Ramadhan. Pengaruh atau perasaan itu kalau dihayati ia dapat membina hati kita dalam menjalankan ibadah puasa...

Sebab itulah kalau kita faham, waktu membaca Al Quran yang penting kita faham, bukannya baca semata-mata untuk khatam Quran. kalau baca tidak habis satu Quran pun tak apa. Yang penting semasa membaca Quran itu terasa bersama ALLAH. Terasa pesanan dan amaran dari ALLAH, ada khabar gembira, ada cerita qiamat yang menakutkan, ada cerita nabi dan orang-orang soleh..yg boleh pujuk dan kuatkan hati kita yg gundah ni..seolah-olah al-Quran itu berbicara dengan kita..

Cuba setkan target bahawa keseluruhan amalan kita pada bulan Ramadhan ini adalah untuk mendidik hati. Jika Ramadhan tidak boleh mengubah sikap dan peribadi itu adalah pelik..(pelik lagi..hehe) Bayangkan apa tidaknya kerana sepanjang ramadhan banyak dosa-dosa kita yang gugur. Sepatutnya kita sudah boleh membuang segala sifat buruk kita seperti pemarah,sombong, busuk ati,kedekut, kuat tido(masuk jugak ea?) dan sebagainya sepanjang sebulan Ramadhan ini.

Hari raya itu pula adalah menyambut hari mulia. Hari raya bukan untuk bersuka ria. Bersuka ria itu adalah nafsu. Sebab itu orang-orang soleh zaman dahulu terasa diri tidak layak untuk berhari raya. Mereka sedih dan tidak keluar rumah sebab mereka rasakan bahawa puasa mereka tidak sempurna. Layakkah kita berhari raya jika puasa tidak sempurna ?(xraye la aku....huwaa..)

Mari kita kaji dan lihat bagaimana mujahadah kita di bulan Ramadhan ? Waktu berpuasa bila kita terasa nak marah, kita kena ingat, aku ini sedang puasa mana boleh marah, mana boleh sembur orang sesuke ati je... Tidak ada gunanya kita berpuasa sebulan sekiranya selepas berbuka itu kita kembali menjadi orang yang pemarah, hasad, busuk ati dan malas mandi..(ape kaitan? hehe)

Puasa itu menahan daripada perkara-perkara yang tak sepatutnya kita buat. Ia bersifat mardhiah dan maknawiyah. Contohnya jika kita membaca benda-benda yang tidak menakutkan kita dengan Tuhan dan melalaikan, kita kena tinggalkan. Walaupun perkara itu tidak berdosa tapi tidak mendapat pahala...(ha..dah2 la bace novel tu...)

Kita berpuasa sekadar tidak makan dan minum, tapi belum mampu nak mengawal diri dari sifat mazmumah. Belum mampu untuk menjaga hati supaya sentiasa tidak terputus dengan Tuhan, yang penting segala-galanya mestilah bertunjang pada tauhid dan rasa bertuhan. Bila rasa bertuhan kuat secara automatik akan membuahkan rasa hamba.

Orang yang dah bertunjang rasa bertuhan dengan kuat maka bila masuk Ramadhan akan mudahlah, dia hanya menghayati secara mendalam lagi. Tapi kalau pemikiran kita masih ditahap ilmu, maka susah nak menghayatinya. Samalah seperti ilmu takutkan harimau, sudah pasti berbeza dengan keadaan orang yang betul-betul berhadapan sendiri dengan harimau.

Bagi memastikan puasa benar-benar dapat membentuk peribadi solihin bermula daripada sejauh mana seseorang itu boleh mengenali dan menghayati Tuhan, barulah puasa boleh menghilangkan mazmumah. Puasa untuk melahirkan rasa kehambaan. Kalau puasa tidak boleh melahirkan rasa hamba seperti pokok yang tidak berbuah. Maka apalah ertinya puasa kita. Seharusnya puasa menjadikan kita lebih tawadhu',sabau, penyayang pemurah dan sifat2 mahmudah yg lain..

Bulan ramadhan itu adalah bulan peperiksaan. Bagi orang yang menghayatinya dia akan cemas dan bimbang untuk menghadapinya lalu membuat persiapan . Tapi kalau atas dasar ilmu sahaja tanpa penghayatan kita tidak akan faham apa ertinya kedatangan Ramadhan. Puasa itu ada lahir dan batinnya, iaitu kita tidak terlibat dengan segala yang Tuhan larang dan apa yang Tuhan tidak suka. Kalau sekadar tidak makan dan minum tetapi melayan segala kehendak nafsu, itu tandanya tidak puasa...xde pekdahnye..

Ingatlah bahawasanya Bulan Ramadhan itu adalah bulan kemenangan, rahsianya ialah apabila kita dekat dengan Tuhan, waktu itu kalau berperang kita akan menang. Jadi kalau kita hendak mendapat kemenangan kena usahakan puasa sungguh-sungguh dalam mendidik nafsu kita dan dalam mengekang sifat-sifat mazmumah yan bersarang di dalam diri kita. Tambah lagi seteru utama kita iblis dan syaitan sudahpun dirantai. Kalau ada lagi bisikan kearah kejahatan, itu bukan lagi dari hasutan syaitan sebaliknya dari nafsu kita yang cuba menjadi raja. Kalau puasa sekadar nilaiannya 2 singgit.. belum layak untuk mendapat kemenangan.

teruskan usaha untuk hari-hari yang berbaki..akhirinya dengan tangisan dan senyuman..yang penting..semoga ia lebih baik daripada ramadhan yg lepas dan berjaya mendidik hati kita..salam kasih sayang lebaran untuk semua sahabat-sahabat..selamat pulang ke pangkuan keluarga tercinta, ibu ayah abg adik dan kakak sedang menanti penuh kerinduan beserta kerja-kerja mengemas dan membuat kue raye..(ucapan pd diri sendiri sbb xsabau nk balik mlm ni..huhu)jemputlah beraye kat umah..melihat keindahan kampungku..jalan-jalan atas jambatan sambil menikmati udara segar melihat air sungai yang mengalir ditemani kambing-kambing tok su awang..(sesungguhnya kepala otakku sudah berada di kampung)oke oke..sblm aku melalut lagi..akhir kalam..mari sama-sama muhasabah ramadhan kita..mari lipatgandakan usaha menghayati sisa-sisa ramadhan yg berbaki..dan..selamat hari raya..hehe..maafkan salah silapku..adios..chow..amik kad raye ni simpan lam laptop masing2 oke? hehe

Thursday, September 10, 2009

SAKIT RINDU..DIMANA UBAT??



assalamualaikum...hehe...pepagi jumaat yg hening ni biase la..terrjiwang lebih la..so..dinasihatkan jgn bg komen byk utk post ni..n jgn buat spekulasi pulak..hahaha..just check it out oke!


Selagi dinamakan manusia, kita mempunyai perasaan suka mengasihi dan dikasihi. Memang adat kehidupan bahawa kasih cinta didahului dengan berasa rindu, namun jangan pula rindu berlebihan. Kerinduan kepada kekasih, sering kali membekaskan duka, penyakit menyebabkan kelemahan hati. Kita sebenarnya berperang dengan perasaan. Namun, seorang Muslim akan terasa nikmat jika dapat menjauhi keluhan, kesedihan dan kerinduan ini.
Ibnu Qayyim memberikan terapi mujarab mengenai masalah rindu. Sebelum itu beliau memberikan sebab mengapa rasa rindu berlebihan terjadi antaranya: Hati tidak terisi oleh rasa cinta, syukur, zikir dan ibadah kepada Allah sebaliknya membiarkan mata meliar. Pandangan dan renungan mata adalah jalan membawa kepada kesedihan dan keresahan.
Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Pandangan mata itu satu daripada sekian banyak anak panah iblis.” Setiap penyakit ada ubatnya. Ubat yang terbaik adalah meneguk daripada pengajaran al-Quran seperti firman Allah yang bermaksud: “Demikianlah supaya kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba kami yang terpilih.” - (Surah Yusuf, ayat 24)

Ikhlas kepada Allah. Ikhlas adalah ubat penyakit rindu. Ikhlas kepada Allah bermakna selalu berusaha berada di pintu ibadah dan memohon kesembuhan daripada Allah. Jika kita ikhlas kepada Allah, Allah akan menolong kita daripada penyakit kerinduan melalui cara tidak pernah terdetik di hati. Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan: “Sungguh jika hati telah berasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya, nescaya ia tidak akan menjumpai hal lain yang lebih manis, indah, nikmat dan baik daripada Allah. Manusia tidak akan meninggalkan sesuatu dicintainya, melainkan selepas memperoleh kekasih lain yang lebih dicintainya.

Doa mengundang sikap, rasa fakir dan rendah diri di hadapan Allah. Oleh itu doa adalah salah satu bentuk ibadah yang agung. Ketika kita berada dalam kesempitan, kita bersungguh-sungguh dalam berdoa, berasakan Allah amat dekat mendengarkan rayuan.

Mengurus mata dan pandangan. Pandangan yang berulang-ulang adalah suis penting menyalakan api rindu. Orang yang memandang dengan sepintas lalu jarang berasakan hati terusik dan jatuh. Ibnul Qayyim menyatakan: “Orang berakal tidak mudah tergelincir jatuh hati dan rindu, dia tidak tertimpa pelbagai kerosakan. Barang siapa yang terjun ke dalamnya maka ia termasuk orang yang menzalimi diri sendiri, tertipu dan akhirnya binasa. Jika dia tidak melakukan pandangan berkali-kali terhadap orang yang dikagumi dan usahanya itu meragut benang asmara, pastilah asmara tidak akan kukuh mencengkam jiwanya.”

Bernikah dan membina rumah tangga adalah langkah paling baik. Inilah ubat rindu paling baik. Tidak semestinya bernikah dengan orang yang kita kagumi. Meskipun pernikahan itu dilangsungkan tidak dengan orang dicintai dan diidamkan.


Selalu Sibuk dan Aktif
Dalam situasi kosong kegiatan, biasanya seseorang lebih mudah untuk berangan memikirkan orang yang dia cintai. Dalam keadaan sibuk luar biasa berbagai pikiran tersebut mudah untuk lenyap begitu saja. Oleh karena itu, untuk memangkas kerinduan seseorang hendaknya menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat baik untuk dunia maupun untuk akhirat. Hakikat dari rasa rindu adalah kesibukan hati yang kosong. Di kala sepi sendiri, tanpa xtvt muncullah bayangan sang kekasih, wajah, gerak-geri, dan segala yang berkaitan dengannya. Seluruhnya hanya sekadar bayangan dan khayalan yang berakhir dengan kesedihan diri. Tiada manfaatnya sedikitpun bagi kehidupan kita.


Menghindari Nyanyian dan Filem Percintaan
Nyanyian dan filem-filem percintaan memiliki pengaruh mengobarkan kerinduan pada orang yang dicintai. Apalagi jika, nyanyian tersebut dikemas dengan mengharu-biru, mendayu-dayu tentu akan menggetarkan hati orang yang sedang ditimpa kerinduan. Akibatnya rasa rindu kepadanya semakin memuncak, berbagai angan-angan yang menyimpang pun terbetik dalam hati dan pikiran. Bila demikian, sudah layak jika nyanyian dan tontonan seperti ini dan secara umum ditinggalkan. Demi keselamatan dan kejernihan hatimu sendiri. Sehingga sempat diungkapkap oleh para ulama, "Nyanyian adalah tarian penzinaan."

Bayangkan Kekurangannya
Ingatlah selalu, bahwa orang yang kau cinta bukanlah peribadi yang sempurna. Ia sangat memiliki banyak kekurangan, sehingga tidak layak untuk dipuja, disanjung, atau senantiasa diangan. Orang yang kau cintai tidaklah seperti yang kau khayalkan di setiap lamunan.
Ibnul Jauzi mengatakan," Sesungguhnya manusia itu penuh dengan najis dan kekotoran. Sementara orang yang dimabuk cinta senantiasa melihat kekasihnya dalam keadaan sempurna. Disebabkan cinta ia tidak lagi melihat adanya aib."
Kita bisa menghukumi sesuatu kecuali dengan timbangan keadilan, sementara orang yang sedang di amuk asmara tengah dikuasai oleh nafsunya sehingga tidak dapat bersikap dengan adil. Kecintaannya menutupi seluruh aib yang dimiliki pasangannya. Para ahli hikmah berkata, "mata yang diliputi hawa nafsu akan menjadi buta."

p/s: susahkan nak elak?? semoga ramadhan ni membantu kita mengawal diri utk menghadapi dan mengurus diri sesudah berakhirnya bulan barakah ini! bantu aku Tuhan..



(gambar xde kaitan..haha..bengkel yg dikendalikan amin idris..best jugak..kes aku bace saifulislam.com ttg die... yg tak tersengaja pergi..huhu)

Wednesday, September 2, 2009

Siapakah diri ini?


“Tidak ada sesuatupun yang lebih dekat
kepadamu selain dirimu sendiri;
jika kau tidak memahami dirimu,
bagaimana kau bisa memahami orang lain?
Kau mungkin berkata, ‘aku memahami diriku’,
tetapi kau salah!
Satu-satunya yang kau ketahui tentang dirimu,
hanyalah penampilan fizikalmu.
Satu-satunya yang kau ketahui tentang ‘nafs’mu (jiwa),
adalah ketika kau lapar kau makan,
ketika kau marah kau membuat keributan,
dan ketika kau termakan bara nafsu, kau bercinta.
Semua binatang memiliki kesamaan dengan dirimu
dalam hal ini.
Kau harus mencari kebenaran di dalam dirimu..
.. Siapa dirimu?
Dari mana datangnya dirimu, dan kemana kau akan pergi?
Apa perananmu di dunia ini?
Kenapa kau diciptakan?
Di mana kebahagiaan sejatimu berada?
Jika kau ingin mengetahui tentang dirimu,
kau harus mengetahui bahwa kau diciptakan dari dua hal.
Pertama adalah tubuhmu dan penampilan luarmu (zahir)
yang dapat kau lihat dengan matamu.
Bahagian lainnya adalah jiwamu.
Jiwamu adalah bahagian yang tidak bisa kau lihat
tetapi bisa kau ketahui
dengan pengetahuanmu yang dalam.
Kebenaran akan eksistensimu ada di dalam jiwamu.
Hal lainnya hanyalah pengabdi bagi jiwamu.”
- Imam Al Ghazali -
berjudul Kimiya’e Saadat : “The Alchemy of Happiness

lagi2 layan blog tengah malam..sebenarnye ade satu yg aku tertinggal nk story time g umah kakak aku...aku jumpe kertas kajang kat ats tu..PERSATUAN PELAJAR THANAWI.. hadehh...rindu betul la..terimbau kembali kenangan2 mase dolu2..mesti korang xcaye lau aku ckp aku pernah jadi naqibah utk unit pendidikan & DAKWAH kan? haha..menangis aku xnak pergi mesyuarat(syidah tau awat aku nangis..haha)..aku xlayak sgt2...huhu..kelakar betul la..tapi ape yg aku tengah fikirkan sekarang...aku mmg rindu betul time tu..bi'ah yg mentarbiah..walaupun aku kdg2 gelak mase mule2 nk praktis ckp kot tingkap tu..tapi bile fikir balik...subhanallah..bagusnye tarbiyah tu..kat mane nak cari kan?? hadeh..sayu jgk mengenangkan bile g teraweh sorg2 ni..mujurlah surau an-nur tu best..hidup..mmg lebur dlm keagungan Allah time dgr imam bace quran..korang pegi la lau xcaye..mmg best..

"sahabat..andaiku jatuh tersungkur di medan perjuangan ini, pimpinlah daku..andaiku lalai di bawa arus dunia..tariklah ku kejalan yg benar..andai aku lemah semangat dalam medan ini..tiupkanlah roh semangat ke dalam diriku..semoga daku sentiasa bersamamuwahai sahabat untuk mendapat syahid di syurga Allah kelak.."

p/s:buat shbt2ku..rajin2kanlah bertanye tentang khabar imanku...kerna aku ingin seiring denganmu..selalu..di medan ini!

Friday, August 21, 2009

DI MANA ALLAH DALAM KEKUATANMU??


Pernah suatu ketika, seorang sahabat mendekati saya tika jiwa berkecamuk dengan cabaran-cabaran yang mendatang. Tampak jelas saya seolah-olah tidak mampu untuk berdiri teguh merentas hari-hari yang sarat dengan isu dan masalah. Sahabat itu, dengan galak matanya dan senyuman manisnya menyapaku dengan tenang. Ketenangan yang sudah agak asing bagi diri aku. Tidak banyak yang dilontarkan dari bibir sahabat itu. Namun, kata-katanya masih terngiang-ngiang di telinga, terpasak di minda dan mengakar di sanubari ini.

Saya masih ingat persoalan yang dilemparkan olehnya. Persoalan yang diajukannya membuatkan saya terpaku tanpa kata.
Ia bertanya, apakah kekuatan yang mendorong kamu untuk beramal dan menyampaikan risalah Allah?

Saya masih ingat persoalan yang dilemparkan olehnya. Persoalan yang diajukannya membuatkan saya terpaku tanpa kata.

Ia bertanya, apakah kekuatan yang mendorong kamu untuk beramal dan menyampaikan risalah Allah?

Saya tersentak.

What kind of question is this? Where is he going with the question? Is this a trick question?

All kinds ofqueries raced through my mind, but I was still mum with no answer.

“Faham ke tak soalannya?” dia bertanya lagi sambil mengukir senyuman.

Saya mengangguk, meskipun hati masih belum 100% pasti dengan pemahaman sendiri.

“Erm, rasanya, banyak juga punca-punca kekuatan saya. Saya sentiasa terdorong oleh sahabat-sahabat lain yang sama-sama beramal untuk Allah SWT. Ramai sahabat-sahabat yang sentiasa memberi teguran, peringatan dan mengajak meningkatkan amalan-amalan seharian. Kemudian, tarbiyyah yang saya lalui juga banyak membantu membina zatiyah dalam diri. Tarbiyyah itu memberi kesedaran yang besar tentang tanggungjawab sebenar seorang muslim. Rasanya, fitrah manusia itu sendiri juga mainkan peranan. Kita sebagai manusia sememangnya diciptakan untuk memakmurkan bumi Allah berlandaskan hukum-hukum Allah, semestinya elemen fitrah juga menolak diri saya untuk melaksanakan tanggungjawab sebagai hambaNya.”

Itulah celoteh saya untuk meyakinkan sahabat itu.

Sekali lagi, dia tersenyum. Saya senyum kembali sambil memandang tepat ke matanya.

Dia pun bersuara, “Okay, so, you mentioned your friends, tarbiyyah and fitrah.” Saya mengangguk tanda setuju.

Dia menambah, “Di mana Allah dalam kekuatan kamu?”

Astaghfirullahalazim. Saya tertampar dengan persoalan itu. Tamparan itu masih terasa sehingga kini. Persoalan itu membuka mata dan minda saya yang masih cetek ketika itu.

Di mana Allah? Apa peranan Allah dalam kekuatan dan zatiyah diri saya? Mengapa saya tidak sebutkan Allah sebagai kekuatan saya, sedangkan Allah sepatutnya menjadi tunjang utama kekuatan seorang daie.

Sejujurnya, saya sungguh kecewa dengan diri sendiri. Saya sedar, akhlak manusia itu terpancar pada pertuturan dan perbuatannya yang paling spontan. I was disappointed with the fact that I did not spontaneously mention Allah as my core strength. I listed other factors like the constant reminders from my peers, the upbringing and knowledge gained through education and tarbiyyah, as well as the nature of humankind as Allah’s slave. But, I failed to mention Allah per se.

“Astaghfirullah. Ya Allah, ampunkanlah dosa hambamu ini, terimalah taubat aku seadanya.”

Sahabat saya mendekati saya, lalu duduk sebelah-menyebelah. He wisely said,

“Selayaknya, Allah perlu menjadi sebab utama kita berada di sini. Allah perlu menjadi kekuatan utama kita dalam menghadapi hari-hari sebagai pembawa risalahNya. Memang tak dinafikan, kawan-kawan kita sangat banyak membantu kita, mereka banyak mengingatkan kita tentang tanggungjawab dan amalan yang perlu dibuat. Sahabat-sahabat kita juga yang selalu ada bersama kita dalam keadaan susah dan senang. Peranan mereka besar dalam memastikan kita terus tsabat dalam menjalankan amanah Allah. Namun begitu, hakikatnya semua datang dari Allah SWT.”

“Kita sering lupa hakikat di sebalik yang terlihat oleh mata kasar. Kita nampak sahabat-sahabat kita bersama kita. Kita nampak mereka ketawa dan menangis bersama. Makan, masak, riadah dan bersiar-siar bersama-sama. Tapi kadang-kadang kita terlepas pandang bahawa di sebalik itu semua, Allah yang merancang segalanya. Mungkin kalau kita duduk sendirian, muhasabah di waktu malam, kita tidak lupa bahawa Allah adalah perancang utama yang mengizinkan segalanya berlaku. However, in the spur of the moment, when we are around other people, having fun or feeling sad, we tend to forget that fact. We usually see and acknowledge things that we can physically visualize, failing to acknowledge the main superior in our lives, which is Allah.”

Saya masih lagi rasa malu dengan jawapanku tadi. Malu pada diri sendiri, malu pada sahabatku itu dan paling penting, malu pada Allah. Seorang daie hendaknya, meletakkan Allah di puncak segala-galanya. Apabila saya merenung kembali peristiwa ini, banyak pengajaran boleh saya perolehi.

In my opinion, it all relates back to the initial intention that we had when we first told ourselves, “we want to be a better muslim, we want to spread Islam, we want to be a daie.” Why? What was the reason behind all that wants? Is it truthfully and honestly because of Allah, or was there another agenda lurking beneath that beautiful action? If we truly did it because of Allah, with He’s will, we won’t forget Allah throughout the course of our life as a Muslim. However, if we had other intentions, don’t fret. We still have time to repent and renew our intentions. Allah is Most Merciful and surely He loves His slaves who are constantly trying to improve and become better Muslims.

Jika kita meletakkan kekuatan kita pada sahabat-sahabat kita, apa agaknya akan berlaku jika kita tidak lagi bersama-sama sahabat kita? Apakah kita masih akan bertahan dan menjalankan amal dakwah dan menyebarkan risalah agung ini? Apakah kita masih mampu mengekalkan amalan-amalan Islami yang saban hari kita lakukan?

Maka, kekuatan kita perlu diletakkan pada Allah S.W.T. Allah yang menentukan segalanya. Dia yang memberi hidayah dan taufiq pada kita dan sahabat-sahabat kita. Kehadiran kita pada saat ini berada di bawah kekuasaan Allah semata-mata. Siapa kita untuk berserah kepada yang lain dariNya?

InsyaAllah, jika kita terus-menerus meletakkan Allah sebagai kekuatan utama, tak kira di mana kita berada, berseorangan atau beramai-ramai, di Malaysia atau di luar negara, kaya atau miskin, susah atau senang, sihat atau sakit; kita akan sentiasa mengingati amanah dan tanggungjawab kita sebagai Muslim sebenar.

Thus, in this very moment, truthfully and honestly,

Di mana Allah dalam kekuatan kamu?

kredit to:link
p/s: muhasabah diri!Astaghfirullahal azim...maafkan aku Tuhan...

Tuesday, April 14, 2009

~DOA....SENJATA TERHEBAT..!~




"Ya ALLAH, kepadaMU aku mengadu kelemahanku, kekurangan daya-upayaku dan kehinaanku pada pandangan manusia. Ya! Arhamarrahimin! Engkaulah Tuhan orang yang ditindas. Engkaulah Tuhanku. Kepada siapakah Engkau menyerahkan diriku ini, kepada orang asing yang akan menyerang aku atau kepada musuh yang menguasaiku? Sekiranya Engkau tidak murka kepadaku maka aku tidak peduli. Namun, afiatMu sudah cukup buatku. Aku berlindung dengan nur wajahMu yang menerangi segala segala kegelapan dan teratur di atas nur itu urusan dunia dan akhirat, daripada Engkau menurunkan kemarahanMu kepadaku atau Engkau murka kepadaku. KepadaMulah aku tetap merayu sehingga Engkau reda. Tiada sebarang daya (untuk melakukan kebaikan) dan tiada upaya (untuk meninggalkan kejahatan) kecuali denganMu."



“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang.” (HR. Al-Bukhari 7/158. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam senantiasa membaca doa ini, lihat kitab Fathul Baari 11/173)

Ketika kita diancam oleh musuh bacalah:

Ø­َسْبُÙ†َا اللهُ ÙˆَÙ†ِعْÙ…َ الْÙˆَÙƒِÙŠْÙ„ُ.
”Cukuplah Allah bagi kami. Dan Dia-lah, Tuhan yang paling tepat dipasrahi (dalam menghadapi segala urusan).” (HR. Al-Bukhari 5/172.)
Itulah merupakan diantaraa doa-doa yang diajar oleh Rasulmu ketika berada dalam keadaan yang lemah…
Rasulmu itu juga turut mengajarkanmu solat supaya ia boleh menjadi penolongmu..

ÙŠَا Ø£َÙŠُّÙ‡َا الَّذِينَ آمَÙ†ُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ ÙˆَالصَّÙ„َاةِ Ø¥ِÙ†َّ اللَّÙ‡َ Ù…َعَ الصَّابِرِينَ

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
[Surat al-Baqarah ayat 153]

Sesungguhnya keikhlasan, solat dan juga doa sentiasa bersama mukmin yang tunduk kepada Allah ‘Azzawajalla. Mukmin yang tunduk sentiasa berasa dirinya lemah dan perlu memperbaiki dirinya. Di saat itu, ia meyakini janji Allah yang sentiasa menolong hambaNya yang lemah.


~download kalau nk dgr dgn jelas hihi~
~HAWA-MUADZ~

Darilah tenggelam di lautan rindu
Biarlah ku terbang ke puncak cinta
Harum ku puja bagai harum syurga
Memungkinkan sepasang sayap Janna’im

Darilah tersungkur dicedera rindu
Biarlah ku hancur dimamah cinta
Harum kau hawa bagai harum syurga
Memungkinkan sekalung DOA MUSTAJAB

Angan-angan menggunung sehingga ku terleka
Dalam senyumanmu aku tidak terkata
Angan-angan mendalam sehingga ku terlupa
Menghulurkan salam menjadi kata pembuka

Selepas hilang sinar gelap baru sinar berharga
Secepat hilang sinar gelap baru rindu cahaya
Secepat hilang siang malam baru siang bermakna
Selepas hilang siang malam baru cinta bersabda
Bagai hilang kau di mata
Baru kasih bergelora

"ان الله جميل يحب الجمال"
"الدنيا متاع وخير متاعها المرأة الصالحة"
P/S:doa wanita lebih mustajab kerana sifat penyayangnya..maka manfaatkanlah..berdoalah selalu:)

~MENCARI KESEDERHANAAN..DALAM KERENDAHAN DIRI..ADA PENGHARAPAN TINGGI..DEMI MENGGAPAI REDHA ILAHI...~

Sunday, March 29, 2009

~KASIH SAYANG TUHAN:)~






LAMBANG KASIH SAYANG TUHAN
"Kasih sayang Allah itu tanpa batasan dan hadnya. Kasih sayangNya pula tiada apa-apa kepentingan. Bahkan kasih sayangNya tidak meminta balasan. Jika dibandingkan kasih seorang ibu terhadap anaknya, kasih sayang Allah terhadap makhlukNya lebih lagi dari itu. Sebab itulah dikatakan kasih sayang Allah tiada tandingan................. "
Melihat benda yang indah seperti melihat sesuatu yang hijau, lambang kasih sayang Tuhan. Mendengar perkara yang sedap didengar, suara yang merdu. Setiap detik kita menghirup oksigen; Tanda cinta-Nya kepada makhluk.

Apatah lagi makan minum, tempat tinggal, kenderaan adalah kasih sayang-Nya. Pangkat, jawatan, kemudahan hidup dan keindahan termasuk kasih sayang-Nya. Apabila kita letih, mengantuk ditidurkan-Nya. Apabila kita bangun dari tidur, kemudian pergi mandi dan segar semula badan kita. ltu semua kasih sayang Tuhan kepada makhluk-Nya.

Bahkan apa yang sedap dirasa, sedap disentuh dan sedap didengar adalah kasih sayang Tuhan. Bahkan apa yang difikirkan menjadi ilmu. Semuanya berhubungan dengan kasih sayang Tuhan yang Allah anugerahkan kepada manusia. Setiap ilmu baru diperolehi, pengalaman yang baru ditempa adalah kasih sayang Tuhan.

Patutlah Tuhan hendak tarik perhatian pada kita bahawa Dia adalah mengasihi dan menyayangi kita. Dikehendaki setiap pekerjaan dimulai dengan Bismillah agar kita sentiasa sedar Tuhan amat mengasihi dan amat penyayang. Semoga dengan itu kita rasa cinta kepada Allah, rasa rindu untuk menyembah-Nya. Rindu hendak memuja dan membesarkanNya. Terhibur denganNya, bahagia menyebut namaNya. Kita akan jadikanNya kawan setia. Kita akan terhibur denganNya dan tidak lupakanNya.

Tapi mengapa kita tidak rasa kasih sayang Tuhan itu?????

P/S: lepas x nk jadi hamba yg baek ni ek?? harap2 lulus ujian..:)Ya arhamarrohimin.. sayangi daku..

Thursday, March 26, 2009

~NAK JADI BAEK....~


hurm..xtau nak tulis ape..luahan rase melalui gambar2 jela ye..

Wednesday, March 25, 2009

JIKA AKU JATUH HATI?..





hurm..pelik pulak rasenye..tp sbb video ni mcm menyentuh hati je..mcm nk nangis pon ade jgk..(terrrrrrjiwang la plak)ingin ku kongsikan bersama kalian akan kejiwanganku ini..:)agar ia bisa menyentuh hati kalian juge..hayatilah...kejiwangan dikongsi bersame...kesedihan simpan sorg2..:)

Tuesday, March 24, 2009

MENERIMA TAKDIR ALLAH DENGAN HATI YANG REDHA..



Rasullullah bersabda "dan ketahuilah olehmu bahawa apa yang menimpamu belum tentu kerana kesalahanmu dan akibat dari kesalahanmu dan akibat dari kesalahanmu itu belum tentu menimpamu" Rasulullah juga bersabda "jagalah agar kamu selalu dalam keadaan yang bermanfaat bagimu dirimu dan mohonlah selalu pertolongan kepada Allah, serta jangan sampai bosan. jika engkau ditimpa sesuatu cubaan, maka janganlah engkau berkata: "kalau senadainya aku berbuat begitu dan begini, tentu TIDAK akan jadi. tetapi ucapkanlah "Allah Maha Kuasa berbuat sekehendaknya, kerana kata seandainya itu memberi peluang bagi syaitan.

seandainya manusia datang dengan kepercayaan sebesar gunung tetapi dia tidak beriman dengan ketentuan dan takdir Allah, maka Allah akan menuangkan air panas ke wajahnya dalam neraka.





orang mukmin yang beriman dengan ketetapan dan takdir Allah adalah orang yang hidup dalam kebahagiaan dan kelapangan hati.


p/s: Ya Rahman, Ya Rahim..kurniakan aku hati yg redha...